Universitas Semarang

Gandeng Perusahaan Pelaku Bisnis Teknologi , FTIK USM Ingin Cetak Mahasiswa Menjadi Technopreneur Handal

AYANG FITRIANTI, S.S. | 14 September 2018

Semarang –Kamis, 13 September 2018 bertempat di Aula Gedung V Universitas Semarang, telah terlaksana penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding) antara FTIK USM (Universitas Semarang) yang diwakili oleh Susanto, M.Kom. selaku Dekan dengan PT. EQUNIX Business Solutions yang diwakili oleh Julyanto Sutandang, ST. selaku CEO. MoU ini bertujuan untuk membangun kerjasama di bidang pembelajaran serta pengembangan bisnis Open Source antara akademisi (mahasiswa dan dosen) dan perusahaan pelaku bisnis yang terjun langsung di dunia teknologi tersebut. “Sekarang ini Open Source berkembang pesat bahkan mengalahkan bisnis teknologi Close Source yang sudah ada dan besar seperti Microsoft dengan Windows-nya dan Oracle dengan produk database-nya, maka dari itu kami merasa perlu mengadakan kerjasama dengan EQUNIX untuk mendukung pembelajaran Open Source di FTIK USM” Tutur Susanto, M.Kom. selaku Dekan FTIK USM. Susanto juga menambahkan bahwa,“Kami sangat bersyukur dapat bekerjasama dengan EQUNIX karena pengalaman mereka di bisnis teknologi Open Source yang sudah sangat terpercaya dengan klien-klien besar seperti Bank Mandiri, Bank Danamon, Transmart Carrefour, Exxon Mobil, dan sebagainya yang menggunakan produk Open Source dari EQUNIX”.     

Selain penandatanganan MoU, di hari yang sama juga dilaksanakan Kuliah Umum dengan mengambil tema “Sosialisasi Implementasi Open Source dalam Dunia Perbankan dan Bisnis” dengan pembicara Julyanto Sutandang, ST. selaku CEO PT. EQUNIX Business Solutions. Dalam kegiatan ini Julyanto memberikan pemaparan tentang PostgreSQL yang merupakan teknologi database Open Source yang sangat fleksibel sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri dan perbankan yang membutuhkan media penyimpanan yang sangat besar. Julyanto menuturkan, “Banyak sekali industri dan perbankan yang sudah bermigrasi ke PostgreSQL untuk database karena selain fiturnya yang fleksibel dan bersifat Open Source sehingga dapat digunakan sesuai kebutuhan, PostgreSQL tentunya lebih hemat pembiayaan operasional. Tetapi itu bukan poin utama karena yang lebih penting dari penggunaan PostgreSQL adalah keamanan terhadap data yang disimpan dan tentu saja keuntungan yang didapatkan dari bisnis Open Source. Tercatat hingga tahun 2017, transaksi untuk investasi teknologi Open Source di Indonesia sendiri sudah mencapai Rp. 5-10 Triliun/ Tahun”. Kegiatan Kuliah Umum yang berlangsung dari pukul 08.00-12.00 ini diikuti oleh lebih dari 300 (tiga ratus) mahasiswa FTIK USM yang sangat mengapresiasi kegiatan tersebut terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan kepada pembicara tentang bisnis Open Source.

“Setelah kegiatan ini maka akan diadakan kerjasama lanjutan lagi antara FTIK USM dan PT. EQUNIX Business Solutions untuk mengadakan workshop Open Source bagi dosen dan riset bersama.” Tutur Febrian Wahyu Christanto, M.Cs. selaku Ketua Panitia kegiatan ini dan humas FTIK USM. “Dari MoU dan Kuliah Umum yang baru saja diselenggarakan diharapkan dapat menambah perbendaharaan ilmu mahasiswa dan memotivasi mahasiswa untuk belajar lebih dalam tentang teknologi Open Source karena dari kerjasama ini FTIK USM dan EQUNIX bertujuan untuk mencetak Technopreneur handal di bidang Open Source”, tutup Febrian.