Universitas Semarang

Mahasiswa SI USM Kembangkan SPK Guna Hadapi Permasalahan Instansi

AYANG FITRIANTI, S.S. | 07 January 2019

Semarang - Universitas Semarang (USM) kembangkan aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) melalui sejumlah mahasiswa Sistem Informasi (SI) Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi (FTIK) bagi instansi sebagai tugas akhir mahasiswa pada perkuliahan semester gasal baru-baru ini. Mereka  diberikan kewajiban membuat aplikasi SPK secara berkelompok, mereka melakukan wawancara dan observasi terhadap permasalahan yang dihadapi instansi/lembaga dan mitra yang dapat diselesaikan dengan bantuan SPK. Prind Tri Ajeng Pungkasanti, Dosen mata kuliah SPK yang sekaligus Kaprogdi S1 Sistem Informasi USM, bahwa mahasiswa melakukan wawancara dan observasi kepada mitra dan UMKM.
Usai melakukan observasi, setiap kelompok menentukan metode atau model SPK yang digunakan untuk masing-masing mitra.
Selanjutnya data masing-masing mitra disimulasikan dengan metode yang digunakan untuk kemudian dianalisa. Apabila hasil analisa sesuai, setiap kelompok mengembangkan hasil analisa kedalam bentuk aplikasi dan  beberapa aplikasi berbasis web dan desktop,” ungkapnya. Beliau juga mengatakan SPK  merupakan suatu sistem informasi berbasis komputer yg menghasilkan berbagai alternatif keputusan untuk membantu manajemen dalam menangani berbagai permasalahan yg terstruktur ataupun tidak terstruktur dengan menggunakan data dan model.
Hampir seluruh mitra merespon dengan positif kegiatan ini, karena permasalahan yang dihadapi ternyata dapat dimodelkan dengan SPK.
"Output dari SPK menjadi informasi untuk mendukung proses pengambilan keputusan sehingga keputusan yang diambil bisa tepat dan optimal," katanya.
Prind menjelaskan, beberapa pemodelan SPK yang dikembangkan mahasiswa USM adalah Penentuan Penerima Beasiswa di SMA Masehi dengan metode profile matching, penentuan penerima bantuan raskin di Kelurahan Bangetayu Wetan, Penentuan Kecamatan Siap Teknologi Informasi di Kabupaten Pati, serta aplikasi untuk menentukan  Kelayakan Calon TKI di BP3TKI Kota Semarang dan lain - lain.
"Tugas akhir semester ini diharapkan  dapat memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk bertemu langsung dengan permasalahan yang dihadapi  di masyarakat dan dapat memberikan solusi dengan mengembangkan aplikasi pemodelan SPK untuk membantu masyarakat," jelasnya.
Selian itu,  Prind menambahkan, kegiatan ini dapat membantu lembaga/instansi atau pelaku usaha dalam mendata sekaligus membuat sistem atau aplikasi pada proses bisnis yang ada sehingga mempermudah suatu pekerjaan.