Universitas Semarang

Psikologi USM - Seruni Gelar Workshop Pendampingan Anak

Saiful Hadi | 27 February 2019

SEMARANG- Fakultas Psikologi Universitas Semarang (USM) bekerjasama dengan Pusat Pelayanan Terpadu (PPT ) Seruni Kota Semarang mengadakan workshop dengan tema “Tatalaksana Pendampingan Psikologi untuk Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak” baru-baru ini di Kampus Jalan Soekarno Hatta semarang.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Fakultas Psikologi USM dan PPT Seruni. Hal ini ditegaskan pula oleh Dekan Fakultas Psikologi USM Dr Rini Sugiarti MSi Psikolog bahwa  Fakultas Psikologi USM menjadi salah satu institusi mitra PPT Seruni untuk memberikan layanan psikologi terhadap perempuan dan anak korban kekerasan di Kota Semarang berdasarkan SK Walikota Semarang tahun 2011 tentang Pembentukan Tim Penanganan Kekerasan bagi Perempuan dan Anak yang berbasis Gender “Seruni” Kota Semarang.

Rini berharap Workshop ini  dapat menjadi tindak lanjut keterlibatan institusi pendidikan tinggi, khususnya Fakultas Psikologi USM, dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Semarang.  

Workshop dibuka  oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Semarang (DP3A) FX Bambang Suranggono SSos dan  menyatakan kebanggaannya atas peran aktif Fakultas Psikologi USM dalam berkontribusi bagi kota Semarang.

Pada workshop ini panitai menghadirkan narasumber Dra Myra Diarsi MA, Nur Hasyim MA selaku perwakilan dari PPT seruni dan Yudi Kurniawan SPsi MPsi Psikolog dari USM.

Myra Diarsi merupakan pemerhati isu-isu terkait perempuan dan anak / Konsultan Ahli PPT Seruni. Nur Hasyim merupakan dosen sosiologi di UIN Walisongo Semarang dan  aktif sebagai peneliti kajian gender sekaligus salah satu pendiri gerakan Aliansi Laki-laki Baru (ALB).

Sementara Yudi Kurniawan adalah dosen Prodi Psikologi USM yang memiliki minat kajian dalam penanganan dampak psikologi yang dihadapi oleh korban kekerasan. Workshop dihadiri oleh dua puluh peserta yang berasal dari pendamping korban kekerasan tingkat kecamatan, sekretariat PPT Seruni, serta dosen dan mahasiswa Fakultas Psikologi USM. Sepanjang workshop, peserta berdiskusi mengenai dimensi dalam kasus kekerasan dalam konteks gender dan relasi kuasa serta bagaimana bentuk pendampingan psikologi yang dapat diberikan terhadap korban.

Menurut Myra Diarsi, salah satu Narasumber  Workshop ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait dengan Standard Operasional Pelaksanaan Tata Laksana pendampingan terhadap kasus - kasus kekerasan pada perempuan dan anak. Lebih lanjut dengan persepsi yang sama maka langkah selanjutnya yakni asesmen lebih terlaksana secara sistematis.

Workshop terbagi menjadi dua sesi materi sesi pertama adalah gender based violence yang   membahas perspektif gender dan relasi kuasa dalam banyak kasus kekerasan yang terjadi terhadap perempuan dan anak” ungkapnya

‘”Sementara sesi kedua adalah model pendampingan psikologi untuk korban kekerasan”.

Sementara menurut Yudi  bahwa kekerasan pada perempuan dan anak yang semakin meningkat di Kota Semarang sehingga  kegiatan workshop ini dirasa begitu  penting untuk diselenggarakan.