Universitas Semarang

Bupati Kudus Ajak Mahasiswa USM Kreatif Namun Tetap Berbudaya

AYANG FITRIANTI, S.S. | 04 October 2017

Semarang – Universitas Semarang (USM) melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) gelar Seminar Nasional Kebun Emas (Kearifan Budaya Nasional Menunjang Ekonomi Kreatif Maju Sejahtera pada Sabtu 30 September 2017 di Auditorium Ir. Widjatmoko USM JL. Arteri Soekarno Hatta. 


Seminar  tentang budaya yang dikaitkan dengan ekonomi kreatif ini menghadirkan  Miss Indonesia Jawa Tengah Dinda Ayu Saraswati, Bupati Kudus Musthofa Wardhoyo dan Youtuber Bayu Skak. Mereka berbicara seputar  ekonomi kreatif yang berbudaya. 

Musthofa menyemangati mahasiswa agar tidak menjadi orang yang biasa-biasa saja. Tetapi harus berani keluar dari zona nyaman untuk meraih sukses. Modalnya kreativitas dan mampu membangun jaringan. “Siapapun yang ingin sukses, kuncinya harus melakukan sesuatu yang beda. Dan bangunlah relasi,” kata Musthofa yang mengolaborasikan ekonomi kreatif yang tetap berbudaya. 

Sedangkan Dinda berkreasi pada kegiatan sosial maupun bisnis. Di antaranya adalah kreativitasnya dalam memberikan edukasi bagi warga yang kurang beruntung. Termasuk pengenalan pada warisan budaya. “Saya juga berbisnis menjual topi yang saya branding,” kata Dinda. 

Bayu sendiri menceritakan pengalamannya bisa sukses di Youtube. Kiatnya, harus memiliki kreativitas dalam mengolah bahan yang disajikan. Menurutnya, banyak potensi lokal yang belum tergarap dengan bagus. “Seperti sekolah animasi di Kudus yang tadi sudah disampaikan Bapak Musthofa merupakan potensi yang luar biasa. Ini harus ada link untuk pasarnya,” kata Bayu. 

Ayu (22) Mahasiswa asal Undip ini mengaku senang dengan diadakannya Seminar Nasional seperti ini. “Wah seminarnya seru banget, perpaduan antara Idola saya Bayu Skak, dengan Bupati Kudus Bapak Musthofa dan Miss Indonesia Jateng bikin suasan hidup sekali, apalagi ketika bagian Bayu Skak”. “Yang pasti sih memotivasi banget sebagai generasi muda untuk terus kreatif”