Universitas Semarang

Dalam Kuliah Umumnya, Prof Muladi Ajak 4.823 Mahasiswa Baru USM Menjadi Generasi Unggul Indonesia

AYANG FITRIANTI, S.S. | 01 September 2019

Semarang - Ketua Pembina Yayasan Alumni Universitas Diponegoro (Undip), Prof Dr H Muladi Beri Kuliah Umum bertemakan "Wawasan Kebangsaan Merupakan Prasyarat Utama Manusia Indonesia Unggul" untuk 4.823 Mahasiswa Baru USM 2019/2020 Minggu 1 September 2019 di Gelora Prof Sudarto Universitas Semarang (USM)


Dalam kuliah yang diberikan, Prof Muladi memberikan pemahaman bahwasanya Wawasan Kebangsaan Indonesia sangat dibutuhkan bagi generasi muda bangsa Indonesia.

Dimulai dari memberikan Wawasan Kebangsaan Indonesia, memberikan pemahaman dari suatu "bangsa", Indonesia sebagai suatu Negara Kebangsaan, anatomi alamiah dan sosial Indonesia, dimana beliau memberikan pesan dalam kuliah umumnya bahwa penting untuk mengenal anatomi Negara Indonesia.

"Sebagai generasi muda hendaknya mengenal anatomi negara Indonesia." pesannya.

"Sehingga sebagai generasi muda Indonesia tahu persis identitasnya sebagai Bangsa Indonesia, dan bisa menghadapi tantangan ke depan." tambahnya.

Selain itu Prof Muladi juga ajak Mahasiswa Baru USM  untuk menjadi generasi muda yang dapat menyongsong Visi Indonesia Emas 2045.

"Bagaimana caranya? Salah satu kuncinya adalah meningkatkan kualitas pendidikan kalian yang notabene generasi muda , generasi penerus, sehingga menjadi calon calon pemimpin bangsa untuk menjadi "Generasi Emas yang Energi, Multitalenta, Aktif dan Spiritual" tuturnya.

Hal ini selaras dengan yang diinginkan pemerintah, dimana pesan Bapak Presiden bahwasanya beliau membutuhkan generasi generasi penerus yang unggul berhati Indonesia,  berideologi pancasila, toleran dan berakhlak mulia, yang selalu belajar bekerja keras dan berdedikasi.

"Inilah salah satu fungsi dari Pendidikan Tinggi termasuk USM, yaitu menyelenggarakan sistem pendidikan nasional yang meningkatkan keimanan, ketaqwaan kepada Tuhan YME dan akhlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa serta memajukan Iptek dengan menjunjung tinggi nilai nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia" bebernya.

"Sehingga wawasan kebangsaan ini saya anggap penting dan utama sebagai determinan utama sdm unggul."

"Karena sehebat apapun keunggulan yang kalian punya jika tidak diiringi dengan penghayatan terhadap wawasan kebangsaan yang menjadi poros utama dalam mencapai cita cita kita bersama sebagai Bangsa Indonesia." pesan nya pada penghujung Kuliah Umum tersebut.