Universitas Semarang

Moralitas & Responsibility, 2 Hal Yang Ditekankan Prof Muladi Kepada Pengajar USM

AYANG FITRIANTI, S.S. | 05 February 2018

Semarang - Ketua Pembina Yayasan Alumni Universitas Diponegoro, Prof Dr H Muladi SH berikan pengarahan kepada dosen tetap Universitas Semarang (USM) dengan tema Hakikat Etika Keilmuan dan Malpraktek serta Perbuatan Tercela Terkait di Auditorium USM, Jumat 2 Januari 2018

"USM adalah organisasi pendidikan yang jumlah penghuninya lebih dari sekitar 20 ribu orang. Sehingga perlu senantiasa ada koreksi keunggulan sumberdaya terutama dalam hal praktik keilmuan dan etika para akademisinya (dosen). Jika tidak dilakukan, bisa berdampak negatif," jelasnya.

Beliau menjabarkan, penguasaan ilmu itu tak prwer  dan privilege seorang ilmuan. Tetapi harus disertai moralitas dan responsibility dalam menjalankannya. Menjadi ilmuwan harus dapat meningkatkan produktivitas serta daya saing yang tinggi. Harus menjadi panutan, berperilaku rasional, objektif, serta tidak bertolak ukur ganda.

"Mereka juga harus bermoral, konsisten dalam pemikiran, dalam ucapan maupun tindakan,. Lalu berdasarkan falsafah yang sehat dan memanfaatkan suatu sistem yang telah dikembangkan secara ilmiah," jelas Muladi.

Namun yang terjadi diluar, tak sedikit di antara mereka yang berlomba-lomba untuk meningkatkan daya saing dalam mencapai realita di dunia. Dan berkait hal tersebut, akademisi USM harus bekerja secara professional.

"Professional di sini adalah memiliki indeks kualitas dosen secara ideal dengan komplemen antara lain memiliki ekspertis , corporateness, moralitas & akuntabilitas, keunggulan iptek, berpikir sistematik dan interdisipliner, menghormati prinsip-prinsip dasar demokrasi, dan memiliki komitmen kuat

 “Pendidikan Tinggi tentunya juga harus responsible, harus di sesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan tentunya berkontribusi untuk para ilmuwan.” Tutur Andy Kridasusila SE MM , Rektor USM

"Semoga dan kami yakin, di USM yang sejauh ini berada di bawah Yayasan Alumni Undip, merupakan sebuah perguruan tinggi maupun organisasi yang kompak, solid, dan memiliki komitmen kuat untuk berkembang bersama-sama," tutup Andy.