Universitas Semarang

PENANDATANGANAN PERJANJIAN KERJASAMA ANTARA USM DENGAN BNNP JAWA TENGAH

AULIA ADE HANISA, S.E. | 11 April 2018

Semarang - Penanganan permasalahan Narkoba di wilayah hukum Provinsi Jawa Tengah membutuhkan komitmen bersama, tidak hanya Badan Narkotika Nasional (BNN), para aparat penegak hukum tetapi juga sangat perlu membangun kerjasama dengan beberapa institusi pendidikan, salah satunya di Universitas Semarang pada Selasa (10/4) di Lantai 6 Fakultas Kedokteran USM.
Sebanyak 100 mahasiswa USM mengikuti “Kuliah Umum dalam Rangka Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkotika dan Pekursor Narkortika”. Adapun acara ini dibuka oleh Rektor Andy Kridasusila SE MM.
Dalam sambutannya, Andy Kridasusila Menyampaikan USM untuk mengawal generasi muda yang nantinya akan dilakukan bisa membangun negara tercinta, bagaimana menyikapi USM akan bisa menghasilkan lulusan yang siap untuk mengisi kemerdekaan yang sudah diperjuangkan dan mahasiswa USM sendiri siap membangun untuk Indonesia.
Adapun pemateri pada kegiatan tersebut adalah Brigjen Pol Drs. Tri Agus Heruprasetyo. MH sebagai Kepala BNNP Jawa Tengah dan dimoderatori Oleh Dr. Mochamad Chaerul Latief, M.Si sebagai Wakil Rektor III USM.
Menindak lanjuti hal tersebut, Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Tengah (BNNP) sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program P4GN telah melakukan penandatangan perjanjian kerja sama di Kampus USM. Adapun inti dari kerjasama yang dilakukan adalah terkait sosialisasi dan penyuluhan.
‘‘Diharapkan dari penandatangan kerja sama yang sudah ditanda tangani dapat mengatasi penyalahgunaan Narkoba di lingkungan perguruan tinggi di wilayah Jawa Tengah, khususnya di lingkungan USM”, ungkap Rektor USM, Andy Kridasusila SE MM.