Universitas Semarang

Peneliti Dari 13 Negara Akan Ikuti Pekan Ilmiah dan Konferensi Internasional

Saiful Hadi | 06 July 2019

SEMARANG- Sebanyak 158 paper penelitian dari berbagai negara akan dipresentasikan pada pekan ilmiah dan konferensi internasional yang diselenggarakan oleh UPT Pusat Pengembangan Publikasi Ilmiah Dosen (P3ID) Universitas Semarang (USM) berkolaborasi dengan Research Synergy Foundation (RSF) pada 10 Juli 2019 mendatang di Gumaya Tower Hotel, Semarang.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Dies Natalis Ke-32 USM akan diikuti  oleh peserta dari 13 negara, yaitu: Indonesia, Malaysia, Tiongkok, Korea Selatan, Perancis, Taiwan, Korea Utara, India, Inggris, Australia, USA, Mesir, dan Irak.

Rangkaian kegiatan pekan ilmiah ini nantinya terbagi dalam empat kegiatan antara lain: (1) Workshop  metodologi penelitian kualitatif dengan menghadirkan narasumber dari Universitas Diponegoro (UNDIP) Prof Anis Chariri SE MCom PhD AK  CA, (2) International symposium pada 9 Juli mendatang, (3) Guest Lecture pada Fakultas Psikologi, FTIK, Hukum,  Magister Manajemen, dan (4) Acara puncaknya adalah Semarang International Conference Series (SICS) 2019.

Menurut ketua UPT P3ID Dr Dyah Nirmala Arum Janie SE MSi bahwa rangkaian kegiatan ini akan menghadirkan 6 narasumber dari luar negeri antara lain Prof Magaly Koch dari Boston University USA, Prof Ahmed El Sayed Gaber dari Port Said University Egypt, Prof David Menier dari University of Southern Brittany France, Prof Ahmad Rozelan dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka, Prof Chih-Peng Chu dari National Dong Hwa University Taiwan, dan Prof Jennifer Oxley dari Monash University Accident Research Centre Australia. Selain itu USM juga akan menghadirkan 3 narasumber dari internal USM antara lain Prof Dr H Muladi SH., Prof Dr Hardani Widhiastuti MM Psikolog, Prof Dr Ir Kesi Widjajanti SE MM, dan Prof. Dr Ir Mudjiastuti Handajani MT.

“Kegiatan pekan ilmiah dan konferensi internasional dosen dan mahasisiwa ini diharapkan bisa memacu publikasi ilmiah bereputasi dan memperkuat jaringan internasional” ungkap Dyah. “Pekan ilmiah internasional ini nantinya akan menjadi agenda rutin tahunan USM, dan prosiding yang diterbitkan nantinya akan terindeks Scopus dan Clarivate” tambahnya.