Universitas Semarang

Pengunjung Padati Festival Komukino Ilmu Komunikasi USM

AYANG FITRIANTI, S.S. | 18 December 2017

Semarang – Universitas Semarang (USM) melalui Jurusan Ilmu Komunikasi  gelar Festival Komukino di depan Gedung Monod Huis Kota Lama Semarang kemarin , Minggu 17 Desember 2017.

Kegiatan dari pukul 12.00 – 21.00 ,mulai pameran foto, festival kesenian tradisional, hingga festival makanan tradisional terlihat sangat dipadati pengunjung.

Acara ini merupakan acara rutin yang diselenggrakan jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Semarang(USM).

"Komukino merupakan acara komunikasi dan inovasi dari Jurusan Ilmu Komunikasi USM, acara ini merupakan implementasi dari tiga mata kulih yaitu Komunikasi Pemasaran, Manajemen Acara serta Internal dan Eksternal PR,"ucap  Aji Yusuf (23) ketua panitia acara festival Komukino ke enam

Aji yang menjadi icon dalam festival komukino dengan menggunakan kostum Gatotkaca tersebut mengungkapkan tema yang diangkat di tahun ke enam ini adalah “Jateng Gayeng”. Oleh karena itu festival makanan yang diusung juga makanan khas provinsi di tengah Pulau Jawa tersebut.

"Semua yang membuka stand adalah mahasiswa USM ada enam stand kuliner yang masing masing menyajikan kudapan khas tiap karisidenan di Jateng seperti daerah Banyumas, Semarang, Pati, Pekalongan," tambahnya.

Di stand Pekalongan menawarkan makanan daerahnya yang khas seperti Sego Megono, Lontong Dekem dan lain sebagainya. Sedangkan  stand Banyumas menyajikan Buntil, Dawet, hingga Mendoan.

Uniknya, para pengunjung yang ingin membeli makanan khas daerah tidak bisa bertransaksi dengan uang rupiah. Mereka hanya bisa membayar dengan uang kartal. Uang tersebut dibagikan di pintu masuk, dengan cara menukar rupiah yang dibawa pengunjung.

"Kami pilih Kota Lama karena memang estetika lingkungannya medukung, sehingga bisa sekalian berwisata dan menikmati jajanan yang disajikan teman-teman kami," pungkas Aji.