Universitas Semarang

Seminar Pencegahan dan Pemberantasan Radikalisme dan Terorisme

SENTOT BANJUADJI DHANAWANGSA | 10 October 2018

.Beberapa aksi teroris di Indonesia yang terjadi pada akhir akhir ini  dikarenakan adanya dampak kekalahan ISIS di Irak dan Suriah sehingga terjadi gelombang kembalinya relawan ISIS yang berasal dari Indonesia dan menyebarkan paham radikal ke masyarakat Indonesia. Demikian pembuka materi yang disampaikan Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Condro Kirono, MM. MHum.  dalam Seminar “Peran Perguruan Tinggi dalam Pencegahan dan Pemberantasan Radikalisme serta Terorisme untuk Mewujudkan Hakekat Pertahanan Bangsa” di Auditorium Ir. Widjatmoko Universitas Semarang, Rabu, 10 Oktober 2018. Selain itu juga disampaikan beberapa cara pemberantasan terorisme yang telah dilakukan antara lain : Pada dekade Orla dan Orba dilakukan Operasi Militer sedangkan pada dekade Reformasi dilakukan Pendekatan Intelejen. Yg dikembangkan kelompok radikal adalah intoleransi dan anti social untuk itu mahasiswa perlu mengembangkan toleransi untuk mengantisipasinya. Di PT perlu adanya regulasi tentang peningkatan wawasan kebangsaan dan toleransi serta 4 pilar yaitu Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945 dan NKRI. Dari sisi kajian Ilmu Hukum, Prof. Dr. H. Muladi, SH. selaku Koordinator Tim Ahli Pemerintah pada Revisi Undang-undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, disampaikan bahwa dalam penanganan teroris sebagai extraordinary crime perlu dilakukan dengan hati-hati karena berhubungan dengan HAM, begitu pula adanya peran TNI dalam menanganan terorisme melalui jalur Operasi Militer selain perang walaupun apa yang mereka lalukan pasti melanggar HAM khususnya pada random target. Saat ini negara tidak hanya mengedepankan HAM tetapi juga KAM (Kewajiban Asasi manusia) sehingga para penegak hukum mempunyai kekuatan hukum dalam menindak terorisme. Selain itu perlunya pendidikan agama yang baik sebagai dasar hidup yang benar untuk memerangi paham radikal yang salah. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatangan MOU antara USM dengan Polda Jateng.