Universitas Semarang

USM Dukung Ristekdikti Siapkan Sistem Pembelajaran Daring Indonesia (SPADA)

AYANG FITRIANTI, S.S. | 30 August 2019

Purwokerto - Bertempat di Auditorium Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Dosen Universitas Semarang (USM) yaitu Khoiruddin, Agus Saiful Abib, Febrina Nafasati, Muhammad Sipan, Agusta Praba Ristadi Pinem, mengikuti bimbingan teknis Sistem Pembelajaran Daring Indonesia (SPADA). Sebanyak 200 peserta datang dari berbagai kampus se Jawa Tengah.  Tantangan yang datang saat ini kita adalah industri 4.0. Salah satu cara dalam menghadapi tantangan ini adalah dengan memanfaatkan teknologi dan bagaimana cara materi/konteks pembelajaran disampaikan dengan baik, sehingga peserta didik dapat berfikir kritis, kreatif, dan berkomunikasi dengan baik tutur Subdirektorat Pembelajaran Khusus Ristekdikti Uwes Anis Chaeruman melalui sambungan teleconference di Seoul Korea Selatan.

 

Acara yang diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran Dirjen Belmawa Ristekdikti ini diselenggarakan selama 2 hari 29-30 Agustus 2019 yang seluruhnya melalui daring. Adapun acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemerataan akses terhadap pembelajaran yang bermutu di Perguruan Tinggi. Memberikan peluang bagi mahasiswa dari satu perguruan tinggi tertentu untuk dapat mengikuti suatu mata kuliah bermutu tertentu dari perguruan tinggi lain dan hasil belajarnya dapat diakui sama oleh perguruan tinggi dimana mahasiswa tersebut telah bekerjasama dengan beberapa Perguruan Tinggi Penyelenggara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

 

SPADA Indonesia menawarkan 3 (tiga) program yaitu: Materi Terbuka, yaitu menyediakan materi mata kuliah yang disajikan secara online dalam berbagai bentuk media agar dapat diakses oleh mahasiswa dan dosen kapan saja dan dimana saja. Mata Kuliah Terbuka, yaitu sistem pembelajaran daring satu mata kuliah utuh yang memungkinkan untuk dapat digunakan oleh dosen terkait sebagai mata kuliah daring untuk diselenggarakan dalam pembelajaran. Mata Kuliah Daring, yaitu mata kuliah dalam bentuk pembelajaran daring utuh, yang siap ditawarkan oleh salah satu PT penyelenggara kepada PT lain (PT mitra) untuk dapat diikuti oleh mahasiswa PT mitra sebagai wahana alih kredit (credit transfer) dan nilai yang diperoleh mahasiswa dari PT penyelenggara dapat di transfer (credit transfer) di PT di mana mereka terdaftar.(AS)