Universitas Semarang

Halal Bihalal Virtual, Prof Muladi Harapkan Akreditasi USM Meningkat di 2023

AYANG FITRIANTI, S.S. | 05 June 2020

Semarang - Universitas Semarang (USM) mengadakan acara halalbihalal sebagai acara rutin yang digelar setiap Lebaran. Kali ini, halal bihalal dilaksanakan secara virtual kemarin, Kamis 4 Juni 2020.

Silaturahmi diadakan secara virtual dan diikuti seluruh civitas akademika USM mulai dari dosen, karyawan, hingga perwakilan masahasiswa.

Mulai dari Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip, Prof. Dr. H. Muladi, S.H., Ketua Pengurus Yayasan Alumni Undip, Prof. H. Abdullah Kelib, S.H., hingga Rektor USM, Andy Kridasusilas, S.E., M.M. menghaturkan selamat Idul fitri dan permohonan maaf kepada keluarga besar USM

"Alhamdulillah Puasa Ramadan berjalan dengan baik, semoga kemenangan ini menjadi motivasi kita semua untuk tetap sehat dan berkarya di tengah pandemi ini,” ujar Rektor USM pada sambutannya.

Hal serupa di ungkapkan oleh Prof. Abdullah Kelib pada sambutannya.

"Alhamdulillah silaturahmi , halal bihalal tetap dilaksanakan ditengah kondisi seperti ini, dan melalui virtual. Jadi sebenarnya apapun keadaannya tidak ada yang bisa menghalangi untuk silaturahmi." ujarnya

Dalam kesempatan tersebut, online dari kota yang berbeda yaitu di Ibukota, Prof Muladi selaku Ketua Pembina selain merasa bergembira dapat tetap bersilaturahmi, juga memberi motivasi sekaligus mengingatkan untuk  mengajak civitas akademika USM  tetap bersemangat dalam menjalankan tugas di tengah kondisi pandemi Covid-19 dan mengejar target target awal yang sudah dirancang juga dipersiapkan USM untuk menjadi kampus yang bersaing dan lebih baik dari sebelumnya.

"Ditengah kondisi seperti ini Bapak Ibu dan rekan-rekan sekalian harus tetap semangat, Insya Allah taget kita untuk menjadi kampus yang lebih baik dan keinginan meningkatkan akreditasi dapat terwujud di tahun 2023 mendatang" pesannya.

Selain itu beliau juga mengimbau agar seluruh Civitas Akademika USM tetap mematuhi protokol kesehatan penanganan Covid-19, sehingga dapat memutus rantai penyebaran virus tersebut.