
Wisuda Universitas Semarang ke-71: Cetak 953 Lulusan dari Berbagai Program Studi
SEMARANG – Universitas Semarang (USM) menggelar Wisuda ke-71 di Auditorium Ir. Widjatmoko dan Prof. Dr. H. Muladi, S.H. USM, pada Selasa 25 November 2025. Wisuda kali ini meluluskan sebanyak 953 mahasiswa dari program Diploma, Sarjana, dan Magister.
Adapun jumlah lulusan dari masing-masing program studi terdiri dari D-III Manajemen Perusahaan (32), S-1 Ilmu Hukum (117), S-1 Manajemen (207), S-1 Akuntansi (87), S-1 Teknik Sipil (78), S-1 Teknik Elektro (39), S-1 Perencanaan Wilayah dan Kota (12), S-1 Teknologi Hasil Pertanian (31), S-1 Psikologi (149), S-1 Sistem Informasi (17), S-1 Teknik Informatika (45), S-1 Ilmu Komunikasi (28), S-1 Pariwisata (3), S-2 Manajemen (36), S-2 Ilmu Hukum (48), dan S-2 Psikologi (24).
Dalam sambutannya, Kepala Biro Organisasi & SDM – Sekretariat Jenderal Kemendikti Sainstek sekaligus Plt. Kepala LLDIKTI Wilayah VI, Dr Bhimo Widyo Andoko SH MH menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap penyelenggaraan wisuda ini.
Ia menegaskan bahwa wisuda kali ini menjadi bukti nyata dari komitmen USM dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di Jawa Tengah.
“Pelaksanaan wisuda ini adalah wujud dedikasi USM untuk mencetak generasi emas 2045, serta dalam pengembangan karakter dan integritas mahasiswa,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan selamat kepada 953 wisudawan dan wisudawati yang telah menyelesaikan studi mereka dengan baik.
Sementara itu, Ketua Pembina Yayasan Alumni Undip, Prof Sudharto P Hadi MES PhD turut memberikan pesan kepada para lulusan. Ia mengapresiasi kepercayaan yang diberikan para mahasiswa dan keluarganya kepada USM sebagai tempat menempuh pendidikan.
“Sampaikan kepada teman dan keluarga jika Anda puas dengan USM, dan jika ada hal yang kurang, sampaikan kepada kami agar dapat diperbaiki,” katanya.
Prof Sudharto juga menekankan bahwa keberhasilan wisudawan hari ini merupakan hasil dari ketekunan mereka dalam menempuh pendidikan. Ia mengingatkan bahwa perjuangan sesungguhnya baru dimulai setelah wisuda.
“Keberhasilan hari ini adalah awal dari perjuangan besok pagi. Kita harus selalu berpikir, berinovasi, dan berkreasi, karena kehidupan ini hanya terdiri dari tiga hari: kemarin, hari ini, dan esok,” tuturnya.
Lebih lanjut, Prof Sudharto menyoroti pentingnya berpikir kritis, kreativitas, serta jaringan kerja dalam menghadapi tantangan masa depan.
“Ada empat hal yang tidak bisa dikalahkan oleh teknologi, yaitu berpikir kritis, kreativitas, jejaring (networking), dan kemampuan dalam berkomunikasi. Jika alumni USM memiliki hal tersebut, saya yakin mereka akan mampu bersaing di mana pun mereka berada,” pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Yayasan Alumni Universitas Diponegoro, Prof Dr Ir Hj Kesi Wijajanti SE MM menyampaikan rasa bangga dan syukur atas capaian para wisudawan.
“Saya merasa sangat bangga dan penuh syukur dapat menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-71 ini. Alhamdulillah, kita dapat menyaksikan para lulusan yang siap melangkah ke dunia profesional dengan percaya diri,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Yayasan Alumni Undip sebagai badan penyelenggara USM dalam mendukung fasilitas pendidikan di USM.
“Kami berkomitmen untuk selalu mendukung peningkatan sarana pembelajaran, baik gedung, laboratorium, maupun fasilitas lainnya. Universitas Semarang adalah perguruan tinggi yang terus berupaya meningkatkan kualitas program studi yang dimiliki,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor USM, Dr Supari ST MT dalam sambutannya menekankan pentingnya karakter intelektual yang berkeindonesiaan bagi para lulusan.
“USM telah membekali saudara dengan ilmu pengetahuan, teknologi, serta nilai-nilai profesionalisme, kebebasan akademik, dan kejujuran intelektual. Ini adalah ciri khas USM yang harus terus dijunjung tinggi,” katanya.
Ia juga mengingatkan para wisudawan untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman dan tidak hanya menjadi penyesuai, tetapi juga sebagai agen perubahan.
“Jangan hanya puas dengan kemampuan beradaptasi, tetapi jadilah aktor perubahan menuju kemajuan. Mahasiswa USM harus merdeka dalam berpikir, berkreasi, dan berkontribusi kepada masyarakat,” tegasnya.